Tiga Ormas Islam Hadiri Istighasah Kebangsaan PBAK 2026 IAI Al-Khairat

PAMEKASAN – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan menggelar Istighasah Kebangsaan pada hari kedua pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti pimpinan kampus, mahasiswa, tiga organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Pamekasan, yakni Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Sarekat Islam (SI), serta unsur TNI dan Polri.

Istighasah digelar sebagai momentum doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi bangsa Indonesia. Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin KH Muzammil Imron, M.A., dilanjutkan pembacaan Surah Yasin oleh Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan, KH Aziz Asy’ari.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tahlil bersama yang dipimpin Sekretaris PCNU Pamekasan, KH Ihsan Ikhwani. Doa bersama juga dipimpin perwakilan DPC Sarekat Islam Pamekasan, KH Muhlis Ansori, dan Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, mengatakan Istighasah Kebangsaan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap bangsa, khususnya di kalangan generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama berdoa memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi bangsa Indonesia,” ujar Ali Ridho.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat semangat persatuan di kalangan mahasiswa serta menjadi bagian dari upaya membangun Indonesia yang lebih aman, maju, dan sejahtera.

“Kami berharap semangat persatuan dan kepedulian terhadap bangsa semakin kuat, khususnya di kalangan generasi muda. Semoga Indonesia ke depan semakin aman, maju, dan sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan KH Aziz Asy’ari menilai istighasah merupakan bagian dari penguatan spiritual dalam mempersiapkan generasi muda.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga membutuhkan kekuatan spiritual dan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menjadi pemimpin di masa depan.

“Mahasiswa adalah calon-calon pemimpin masa depan. Karena itu, perlu dibekali tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga kekuatan spiritual dan nilai-nilai keagamaan,” katanya.

Hal senada disampaikan perwakilan PCNU Pamekasan, KH Ihsan Ikhwani. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi mahasiswa sekaligus memperkuat karakter dan spiritualitas generasi muda.

“Semoga IAI Al-Khairat semakin maju dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar kepada umat, khususnya masyarakat Pamekasan dan masyarakat luas,” tuturnya.

Perwakilan DPC Sarekat Islam Pamekasan, KH Muhlis Ansori, juga menekankan pentingnya menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air di tengah generasi muda.

Ia berharap perguruan tinggi dapat mengambil peran dalam mempersiapkan generasi yang memiliki kecintaan terhadap bangsa sekaligus berpegang pada nilai-nilai Al-Qur’an.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TNI dan Polri dari tingkat kecamatan. Batituud Koramil 07 Pegantenan, Urip Iskandar, berharap mahasiswa IAI Al-Khairat dapat menjadi generasi penerus dan calon pemimpin bangsa yang mampu berkontribusi di berbagai bidang.

“Kami berharap mahasiswa yang ada saat ini dapat menjadi penerus dan calon pemimpin bangsa Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Polsek Pegantenan, Abdul Hamid selaku Banit Binmas/Bhabinkamtibmas Desa Plakpak, menilai kegiatan tersebut positif karena memadukan pembinaan mahasiswa dengan penguatan nilai keagamaan.

“Melalui istighasah, kita berharap mahasiswa dalam menjalankan aktivitasnya selalu berlandaskan etika dan nilai-nilai agama,” pungkasnya (vk)

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terbaru

Berita Terbaru