Pamekasan – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan menggelar Pembekalan Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) XXXI Tahun Akademik 2025/2026 dengan tema “Aksi Nyata, Desa Berdaya” di Auditorium IAI Al-Khairat Pamekasan, pada Sabtu (18/07/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 257 peserta yang akan ditempatkan di 22 lokasi, terdiri dari 21 lokasi di 10 kecamatan dan satu lokasi internasional. Para peserta nantinya akan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam melaksanakan program PKN di masing-masing lokasi.
Pembekalan tersebut menjadi tahap awal sebelum peserta diterjunkan ke masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi Analisis Kebutuhan Desa, Participatory Action Research (PAR), serta Laporan PKN dan Konversi ke Artikel.
Ketua Panitia Pelaksana PKN XXXI, Moh. Ramin, M.E., mengatakan, peserta PKN tahun ini merupakan peserta terbaik yang akan membawa nama baik kampus selama berada di lokasi pengabdian.
“Peserta PKN XXXI berjumlah 257 orang yang akan ditempatkan di 22 lokasi, termasuk satu lokasi internasional. Seluruh lokasi tersebut akan didampingi dan dipantau oleh Dosen Pembimbing Lapangan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pembekalan dengan serius sebagai bekal sebelum melaksanakan program di tengah masyarakat.
“Pembekalan ini penting agar peserta dapat memahami kebutuhan masyarakat dan merancang program yang benar-benar memberikan manfaat,” pungkasnya.
Sementara itu, Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I., saat memberikan sambutan, pengarahan sekaligus membuka PKN XXXI, menitipkan nama baik almamater kepada seluruh peserta.
“Saya titip almamater dan nama baik kampus IAI Al-Khairat Pamekasan. Masyarakat mengenal mahasiswa Al-Khairat sebagai mahasiswa yang memiliki latar belakang keagamaan, sehingga ada beban moral yang harus dijaga,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan peserta agar bijak dalam menggunakan teknologi dan informasi, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak di lokasi PKN, serta serius mengikuti pembekalan agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Datanglah ke lokasi dengan baik dan pulanglah dengan baik. Berikan yang terbaik dengan etos kerja yang tinggi, sehingga masyarakat tetap mengingat dan mengenang mahasiswa Al-Khairat,” pesannya.
Setelah pengarahan dan pembukaan oleh Rektor, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis peserta PKN kepada perwakilan peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi pembekalan yang diisi dengan materi Analisis Kebutuhan Desa, Participatory Action Research (PAR), serta penyusunan laporan PKN dan konversi ke artikel.(vin/vik)