Categories
Blog

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Penerima KIP Kuliah IAI Al-Khairat Pamekasan Tahun 2026

IAI Al-Khairat Pamekasan mengumumkan hasil seleksi administrasi Calon Penerima Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2026 yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Selanjutnya, calon penerima wajib mengikuti tes wawancara yang akan dilaksanakan pada:

đź“… Senin, 21 September 2026
⏰ 09.00–12.00 WIB
📍 IAI Al-Khairat Pamekasan, Jalan Raya Palengaan (Palduding) No. 02 Pamekasan

Calon penerima yang tidak mengikuti tes wawancara sesuai jadwal dinyatakan gugur.

Untuk melihat daftar nama calon penerima dan informasi selengkapnya, silakan akses melalui link di sini.

Categories
Blog MPI Tarbiyah

Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam IAI Al-Khairat Pamekasan Terpilih sebagai delegasi Gen SDGs Forum 2026 oleh International Youth Connection di Singapura-Malaysia

Pamekasan – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui mahasiswa yang berhasil memperoleh kesempatan berkiprah di tingkat internasional. Moh Wais Al Qorni dan Jumali, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah IAI Al-Khairat Pamekasan, terpilih sebagai delegasi dalam kegiatan Gen SDGs Forum 2026 yang diselenggarakan oleh International Youth Connection (IYC) Batch 5.

Kegiatan internasional tersebut dilaksanakan di Singapura dan Malaysia pada 7–10 September 2026. Keikutsertaan kedua mahasiswa tersebut menjadi sebuah kebanggaan bagi IAI Al-Khairat Pamekasan sekaligus menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, pengalaman, jejaring, serta kontribusi dalam isu-isu pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional.

Gen SDGs Forum 2026 merupakan forum yang mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Melalui forum tersebut, para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi, bertukar gagasan, membangun jejaring, serta mengembangkan perspektif generasi muda terhadap berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi masyarakat global.

Terpilihnya Moh Wais Al Qorni dan Jumali sebagai delegasi dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan memiliki potensi dan daya saing untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kepemudaan pada tingkat nasional maupun internasional. Kesempatan ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membawa nama baik almamater dan memperkenalkan potensi mahasiswa perguruan tinggi Islam dari Madura di lingkungan pergaulan internasional.

Selama mengikuti rangkaian kegiatan di Singapura dan Malaysia, kedua mahasiswa diharapkan dapat memperoleh berbagai pengalaman dan wawasan baru melalui interaksi dengan peserta dari berbagai daerah dan negara. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan komunikasi, berpikir kritis, kolaborasi, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial dan pembangunan berkelanjutan.

Bagi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam IAI Al-Khairat Pamekasan, keikutsertaan mahasiswa dalam forum internasional tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam lingkungan global.

Pimpinan IAI Al-Khairat Pamekasan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terpilihnya Moh Wais Al Qorni dan Jumali sebagai delegasi Gen SDGs Forum 2026. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, aktif mengikuti kegiatan akademik maupun nonakademik, serta berani mengambil kesempatan untuk berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan internasional ini juga menjadi bukti komitmen IAI Al-Khairat Pamekasan dalam memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, pengalaman, dan jejaring di luar lingkungan kampus. Hal tersebut sejalan dengan upaya institusi dalam menciptakan lulusan yang profesional, unggul, adaptif, berwawasan global, serta tetap memiliki karakter dan nilai-nilai keislaman.

Pimpinan Fakultas Tarbiyah dan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam turut memberikan apresiasi kepada kedua mahasiswa tersebut dan berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Gen SDGs Forum 2026 di Singapura-Malaysia dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan diri, program studi, dan almamater.

Dengan terpilihnya Moh Wais Al Qorni dan Jumali sebagai delegasi dalam kegiatan internasional tersebut, IAI Al-Khairat Pamekasan semakin menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa untuk aktif, berprestasi, dan memiliki daya saing global. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, mengembangkan potensi, serta membawa nama baik IAI Al-Khairat Pamekasan di berbagai forum, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Categories
MPI

Dua Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Lulus Program International Youth Connection 2026

PAMEKASAN – Dua mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan dinyatakan lulus sebagai peserta International Youth Connection (IYC) Batch 5 Tahun 2026. Mahasiswa yang dinyatakan lolos adalah Juma’ali dan Moh. Wail Al-Qorni, yang merupakan Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) IAI Al-Khairat Pamekasan.

Keduanya akan mengikuti rangkaian program IYC Batch 5 yang dijadwalkan berlangsung di Malaysia dan Singapura pada 7-10 September 2026. Program tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, sekaligus mengenal dinamika kepemudaan di tingkat internasional.

Kaprodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) IAI Al-Khairat Pamekasan, Fajriyah, M.Pd, menyampaikan apresiasinya atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa dalam program kepemudaan seperti IYC menjadi pengalaman penting untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta wawasan di luar lingkungan kampus.

“Kami tentu bangga dan mengapresiasi mahasiswa yang mampu lolos dalam program seperti ini. Kesempatan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga dan membawa wawasan baru bagi mahasiswa,” ujar Fajriyah.

Senada, Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I., memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam forum kepemudaan menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa agar tidak hanya aktif di lingkungan akademik, tetapi juga mampu mengambil peran dalam ruang yang lebih luas.

“Mahasiswa harus memiliki wawasan yang luas, mampu beradaptasi dengan perkembangan global, serta berani mengambil peran sebagai generasi muda yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Program International Youth Connection (IYC) sendiri menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperluas jejaring dan wawasan melalui berbagai agenda kepemudaan, termasuk diskusi, pengembangan kepemimpinan, serta pengenalan terhadap isu pembangunan dan peran pemuda. (vik)