PAMEKASAN – Dua mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan dinyatakan lulus sebagai peserta International Youth Connection (IYC) Batch 5 Tahun 2026. Mahasiswa yang dinyatakan lolos adalah Juma’ali dan Moh. Wail Al-Qorni, yang merupakan Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) IAI Al-Khairat Pamekasan.
Keduanya akan mengikuti rangkaian program IYC Batch 5 yang dijadwalkan berlangsung di Malaysia dan Singapura pada 7-10 September 2026. Program tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, sekaligus mengenal dinamika kepemudaan di tingkat internasional.
Kaprodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) IAI Al-Khairat Pamekasan, Fajriyah, M.Pd, menyampaikan apresiasinya atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa dalam program kepemudaan seperti IYC menjadi pengalaman penting untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta wawasan di luar lingkungan kampus.
“Kami tentu bangga dan mengapresiasi mahasiswa yang mampu lolos dalam program seperti ini. Kesempatan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga dan membawa wawasan baru bagi mahasiswa,” ujar Fajriyah.
Senada, Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I., memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam forum kepemudaan menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa agar tidak hanya aktif di lingkungan akademik, tetapi juga mampu mengambil peran dalam ruang yang lebih luas.
“Mahasiswa harus memiliki wawasan yang luas, mampu beradaptasi dengan perkembangan global, serta berani mengambil peran sebagai generasi muda yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Program International Youth Connection (IYC) sendiri menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperluas jejaring dan wawasan melalui berbagai agenda kepemudaan, termasuk diskusi, pengembangan kepemimpinan, serta pengenalan terhadap isu pembangunan dan peran pemuda. (vik)
