Categories
Blog

304 Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Ikuti Yudisium, Ketua Yayasan Tekankan Pentingnya Muhasabah

PAMEKASAN –  Sebanyak 304 mahasiswa program sarjana dan pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan mengikuti yudisium serentak di Aula Al-Khairat Pamekasan, Kamis (15/10/2026).

Yudisium tersebut dihadiri Ketua Yayasan Al-Khairat, RKH. Ahmad Mahfud Abdul Kadir, Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan Dr. Ali Ridho, M.S.I., jajaran pimpinan kampus, para dekan, serta ketua program studi.

Dalam sambutannya, Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I menyampaikan bahwa pelaksanaan yudisium serentak di Aula Al-Khairat menjadi momen pertama bagi kampus. Ia juga mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan proses perkuliahan.

“Selamat kepada seluruh peserta yudisium yang telah menuntaskan proses perkuliahan. Tidak semua orang bisa sampai pada tahap ini. Setelah ini, saudara akan kembali ke tengah masyarakat dengan tanggung jawab baru untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh,” ujar Rektor.

Ia menegaskan, kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Para lulusan justru memasuki tahap baru yang menuntut kemampuan untuk menerapkan ilmu sekaligus menjawab berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.

Menurut Rektor, seluruh sivitas akademika IAI Al-Khairat Pamekasan kini mengantarkan kembali para lulusan kepada masyarakat agar ilmu yang diperoleh selama kuliah dapat diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Harapan kami, saudara bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ada ungkapan khairunnas anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Prinsip inilah yang harus menjadi pegangan ketika saudara kembali ke tengah masyarakat,” tuturnya.

Rektor juga menyampaikan bahwa pelaksanaan wisuda direncanakan berlangsung pada Desember 2026. Terkait lokasi, pihak kampus masih mempertimbangkan tempat yang dinilai paling sesuai dan nyaman bagi para peserta maupun tamu undangan.

Pernyataan mengenai rencana lokasi wisuda tersebut disambut tepuk tangan mahasiswa yang hadir dalam kegiatan itu.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Khairat, RKH. Ahmad Mahfud Abdul Kadir, mengingatkan para lulusan bahwa kehidupan setelah kuliah memiliki tantangan dan dinamika yang berbeda. Karena itu, mereka perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai situasi dengan bijaksana.

“Kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan mahasiswa, melainkan langkah menuju tahap kehidupan berikutnya. Tantangan setelah menyelesaikan kuliah bisa jadi lebih besar dan dinamis. Karena itu, saya berharap para lulusan IAI Al-Khairat siap menghadapinya tanpa rasa takut yang berlebihan,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya muhasabah atau evaluasi diri dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kebiasaan mengintrospeksi diri dapat membantu seseorang mengambil pelajaran dari setiap peristiwa dan memahami keadaan dari sudut pandang orang lain.

“Muhasabah merupakan salah satu kunci dalam menjalani kehidupan. Biasakan mengevaluasi diri dan belajar melihat suatu persoalan dengan bertanya, bagaimana jika hal itu terjadi pada diri kita sendiri? Dengan begitu, kita bisa lebih bijaksana dalam bersikap dan memahami orang lain,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan orasi ilmiah yang disampaikan Guru Besar Manajemen Pendidikan Islam UIN Madura, Prof. Dr. H. Mohammad Thoha, M.Pd.I. Dalam pemaparannya, ia menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik.

Menurut Mohammad Thoha, pendidikan tinggi harus mampu membekali mahasiswa dengan kecerdasan intelektual, keterampilan, kekuatan spiritual, serta kepedulian sosial. Keempat aspek tersebut dibutuhkan agar lulusan dapat beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan dunia kerja.

“Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang memiliki gelar akademik. Lebih dari itu, kampus perlu membentuk sarjana yang memiliki kecerdasan intelektual, kematangan keterampilan, kekuatan spiritual, serta kepedulian terhadap masyarakat,” paparnya.

Ia juga mendorong perguruan tinggi untuk terus melakukan pembaruan kurikulum, mengembangkan penelitian yang melibatkan mahasiswa, serta memperkuat hubungan dengan dunia usaha dan dunia industri. Langkah tersebut dinilai penting agar proses pendidikan semakin relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Di sisi lain, Mohammad Thoha mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan kemampuan di luar ruang kelas. Penguasaan ilmu pengetahuan perlu diimbangi dengan pengalaman organisasi, kegiatan sosial, hubungan keluarga yang harmonis, dan penguatan spiritualitas.

Melalui yudisium ini, IAI Al-Khairat Pamekasan berharap para lulusan dapat melanjutkan pengabdian dengan membawa ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan. Gelar akademik diharapkan menjadi bekal untuk berkontribusi secara nyata bagi masyarakat. (vik)

Categories
Blog Tarbiyah

Dosen IAI Al-Khairat Pamekasan Jadi Narasumber Academic Writing Webinar

Pamekasan – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan budaya akademik dan publikasi ilmiah melalui kolaborasi antarperguruan tinggi. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Academic Writing Webinar bertema “Strategi Penulisan Artikel Menuju Jurnal Sinta dan Scopus” yang diselenggarakan pada Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Fakultas Tarbiyah IAI Al-Khairat Pamekasan dan Fakultas Tarbiyah IAI YPBWI Surabaya sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas akademik, memperkuat kompetensi mahasiswa, serta membangun budaya penulisan dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi Islam.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Rofiqi, M.Pd.I., dosen IAI Al-Khairat Pamekasan, hadir sebagai narasumber untuk menyampaikan materi mengenai strategi penulisan artikel ilmiah yang berorientasi pada publikasi di jurnal nasional terakreditasi Sinta dan jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari kedua kampus tersebut secara daring dan luring khususnya bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAI YPBWI Surabaya.

Dalam pemaparannya, narasumber membahas sejumlah aspek penting dalam penulisan artikel ilmiah, meliputi konsep dasar penulisan artikel, struktur dan sistematika artikel ilmiah, teknik sitasi, serta penyusunan daftar pustaka. Materi tersebut memberikan landasan bagi peserta untuk memahami kaidah penulisan ilmiah yang sistematis, logis, dan sesuai dengan standar akademik.

Selain membahas aspek teknis penulisan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya ketelitian dalam menyusun karya ilmiah, penggunaan referensi yang relevan dan kredibel, serta penerapan etika akademik dalam proses penulisan dan publikasi. Pemahaman terhadap aspek-aspek tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas dan memiliki peluang untuk dipublikasikan pada jurnal ilmiah yang sesuai dengan bidang kajiannya.

Pelaksanaan webinar dimoderatori oleh Ayla dan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai proses penulisan artikel ilmiah, mulai dari pengembangan gagasan, penyusunan struktur tulisan, penerapan teknik sitasi, hingga penyusunan daftar pustaka sesuai dengan kaidah akademik.

Kerja sama antara Fakultas Tarbiyah IAI Al-Khairat Pamekasan dan Fakultas Tarbiyah IAI YPBWI Surabaya menjadi bagian penting dalam mendorong penguatan jejaring kelembagaan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Kolaborasi ini tidak hanya membuka ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan program-program bersama yang mendukung peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa.

Melalui kegiatan Academic Writing Webinar ini, kedua fakultas menunjukkan komitmen untuk membangun sinergi dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan penelitian. Penguatan kerja sama akademik diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan ilmiah, seminar, pelatihan, penelitian kolaboratif, dan program pengembangan kapasitas lainnya.

Bagi Fakultas Tarbiyah IAI Al-Khairat Pamekasan, keterlibatan dosen sebagai narasumber dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik kepada mahasiswa di perguruan tinggi mitra. Sementara itu, bagi mahasiswa peserta, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mengenai penulisan karya ilmiah serta menumbuhkan motivasi untuk menghasilkan artikel yang berkualitas dan berpotensi dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional.

Melalui sinergi antarfakultas ini, diharapkan terbangun budaya akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga mampu mengembangkan pola pikir kritis, sistematis, dan bertanggung jawab dalam menghasilkan karya ilmiah.

Fakultas Tarbiyah IAI Al-Khairat Pamekasan terus berkomitmen memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan tinggi guna meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi sivitas akademika. Melalui kolaborasi dengan Fakultas Tarbiyah IAI YPBWI Surabaya, diharapkan berbagai program akademik bersama dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan perguruan tinggi Islam yang unggul, produktif, dan berdaya saing.

Categories
Blog

Pengumuman Penetapan Penerima Program KIP Kuliah IAI Al-Khairat Tahun 2026

PAMEKASAN – IAI Al-Khairat Pamekasan menetapkan mahasiswa penerima Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah  Tahun 2026.

Para penerima diwajibkan mengikuti sosialisasi dan penandatanganan Pakta Integritas pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai, di ruang meeting IAI Al-Khairat Pamekasan.

Peserta diminta membawa materai Rp10.000 sebanyak satu lembar dan E-KTP asli.

Silakan cek daftar nama penerima KIP Kuliah 2026 melalui tautan berikut: [Cek di sini].

Categories
Blog

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Penerima KIP Kuliah IAI Al-Khairat Pamekasan Tahun 2026

IAI Al-Khairat Pamekasan mengumumkan hasil seleksi administrasi Calon Penerima Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2026 yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Selanjutnya, calon penerima wajib mengikuti tes wawancara yang akan dilaksanakan pada:

📅 Senin, 21 September 2026
⏰ 09.00–12.00 WIB
📍 IAI Al-Khairat Pamekasan, Jalan Raya Palengaan (Palduding) No. 02 Pamekasan

Calon penerima yang tidak mengikuti tes wawancara sesuai jadwal dinyatakan gugur.

Untuk melihat daftar nama calon penerima dan informasi selengkapnya, silakan akses melalui link di sini.

Categories
Blog MPI Tarbiyah

Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam IAI Al-Khairat Pamekasan Terpilih sebagai delegasi Gen SDGs Forum 2026 oleh International Youth Connection di Singapura-Malaysia

Pamekasan – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui mahasiswa yang berhasil memperoleh kesempatan berkiprah di tingkat internasional. Moh Wais Al Qorni dan Jumali, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah IAI Al-Khairat Pamekasan, terpilih sebagai delegasi dalam kegiatan Gen SDGs Forum 2026 yang diselenggarakan oleh International Youth Connection (IYC) Batch 5.

Kegiatan internasional tersebut dilaksanakan di Singapura dan Malaysia pada 7–10 September 2026. Keikutsertaan kedua mahasiswa tersebut menjadi sebuah kebanggaan bagi IAI Al-Khairat Pamekasan sekaligus menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, pengalaman, jejaring, serta kontribusi dalam isu-isu pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional.

Gen SDGs Forum 2026 merupakan forum yang mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Melalui forum tersebut, para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi, bertukar gagasan, membangun jejaring, serta mengembangkan perspektif generasi muda terhadap berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi masyarakat global.

Terpilihnya Moh Wais Al Qorni dan Jumali sebagai delegasi dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan memiliki potensi dan daya saing untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kepemudaan pada tingkat nasional maupun internasional. Kesempatan ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membawa nama baik almamater dan memperkenalkan potensi mahasiswa perguruan tinggi Islam dari Madura di lingkungan pergaulan internasional.

Selama mengikuti rangkaian kegiatan di Singapura dan Malaysia, kedua mahasiswa diharapkan dapat memperoleh berbagai pengalaman dan wawasan baru melalui interaksi dengan peserta dari berbagai daerah dan negara. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan komunikasi, berpikir kritis, kolaborasi, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial dan pembangunan berkelanjutan.

Bagi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam IAI Al-Khairat Pamekasan, keikutsertaan mahasiswa dalam forum internasional tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam lingkungan global.

Pimpinan IAI Al-Khairat Pamekasan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terpilihnya Moh Wais Al Qorni dan Jumali sebagai delegasi Gen SDGs Forum 2026. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, aktif mengikuti kegiatan akademik maupun nonakademik, serta berani mengambil kesempatan untuk berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan internasional ini juga menjadi bukti komitmen IAI Al-Khairat Pamekasan dalam memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, pengalaman, dan jejaring di luar lingkungan kampus. Hal tersebut sejalan dengan upaya institusi dalam menciptakan lulusan yang profesional, unggul, adaptif, berwawasan global, serta tetap memiliki karakter dan nilai-nilai keislaman.

Pimpinan Fakultas Tarbiyah dan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam turut memberikan apresiasi kepada kedua mahasiswa tersebut dan berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Gen SDGs Forum 2026 di Singapura-Malaysia dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan diri, program studi, dan almamater.

Dengan terpilihnya Moh Wais Al Qorni dan Jumali sebagai delegasi dalam kegiatan internasional tersebut, IAI Al-Khairat Pamekasan semakin menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa untuk aktif, berprestasi, dan memiliki daya saing global. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, mengembangkan potensi, serta membawa nama baik IAI Al-Khairat Pamekasan di berbagai forum, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Categories
Blog

PBAK 2026 IAI Al-Khairat Resmi Ditutup, Rektor: Mahasiswa Harus Siap Memandu Masyarakat

Pamekasan –  Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan resmi ditutup pada Jumat (21/8/2026).

PBAK 2026 mengusung tema “Institut Culture: Sinergi Muda, Cerdas Beretika”. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan mahasiswa baru terhadap kehidupan akademik dan kemahasiswaan di IAI Al-Khairat Pamekasan.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I., dalam sambutannya mengatakan PBAK diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga menjadi awal bagi mahasiswa untuk memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari perguruan tinggi.

“Semoga mahasiswa mendapatkan hikmah dari kegiatan PBAK dan betul-betul siap menjadi mahasiswa yang bisa memandu masyarakat,” ujar Ali Ridho.

Menurutnya, keberadaan IAI Al-Khairat Pamekasan memiliki latar belakang sejarah yang berkaitan dengan perhatian para ulama terhadap perkembangan pendidikan.

“Kampus ini tidak berdiri dari ruang kehampaan, tetapi berawal dari adanya kecemasan para ulama terhadap sistem pendidikan nasional kala itu,” katanya.

Rektor juga meminta mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Menurutnya, proses pendidikan di perguruan tinggi juga harus mampu membentuk keterampilan dan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu.

“Saya berharap mahasiswa yang mengikuti PBAK ini betul-betul semangat. Tidak hanya sekadar kuliah, tetapi benar-benar menjalani proses perkuliahan dengan sungguh-sungguh. Tidak hanya aspek kognitif, tetapi aspek psikomotorik juga harus dikembangkan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, tim media IAI Al-Khairat Pamekasan juga mewawancarai Ketua Panitia PBAK 2026, Taufik Hidayat. Ia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan PBAK 2026 berjalan lancar sejak hari pertama hingga acara penutupan.

“Alhamdulillah, acara PBAK ini berjalan dengan lancar, mulai dari hari pertama, hari kedua yang kami isi dengan Istighasah Kebangsaan, hingga hari ketiga yang kami kemas dengan konsep berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu penampilan paper mob,” kata Taufik.

Menurut pria kelahiran sumenep tersebut, agenda istighosah kebangsaan dan penampilan paper mob pada penutupan PBAK 2026 dipersiapkan secara matang oleh panitia. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bagian yang membedakan pelaksanaan PBAK tahun ini dengan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang diutarakan oleh ketua panitia tersebut, PBAK 2026 diikuti 384 mahasiswa dari delapan program studi. Peserta terbanyak berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam sebanyak 135 mahasiswa, disusul Manajemen Pendidikan Islam 60 mahasiswa dan Ekonomi Syariah 59 mahasiswa.

Selanjutnya, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 47 mahasiswa, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 31 mahasiswa, Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam 30 mahasiswa, Perbankan Syariah 11 mahasiswa, serta Pendidikan Bahasa Arab 11 mahasiswa.

Taufik juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat dalam pelaksanaan PBAK 2026, baik dari unsur dosen maupun mahasiswa.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, baik dari unsur dosen maupun mahasiswa, yang telah bekerja sama dan membantu menyukseskan seluruh rangkaian PBAK 2026,” pungkasnya (rdy)

Categories
Blog

Tiga Ormas Islam Hadiri Istighasah Kebangsaan PBAK 2026 IAI Al-Khairat

PAMEKASAN – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan menggelar Istighasah Kebangsaan pada hari kedua pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti pimpinan kampus, mahasiswa, tiga organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Pamekasan, yakni Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Sarekat Islam (SI), serta unsur TNI dan Polri.

Istighasah digelar sebagai momentum doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi bangsa Indonesia. Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin KH Muzammil Imron, M.A., dilanjutkan pembacaan Surah Yasin oleh Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan, KH Aziz Asy’ari.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tahlil bersama yang dipimpin Sekretaris PCNU Pamekasan, KH Ihsan Ikhwani. Doa bersama juga dipimpin perwakilan DPC Sarekat Islam Pamekasan, KH Muhlis Ansori, dan Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, mengatakan Istighasah Kebangsaan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap bangsa, khususnya di kalangan generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama berdoa memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi bangsa Indonesia,” ujar Ali Ridho.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat semangat persatuan di kalangan mahasiswa serta menjadi bagian dari upaya membangun Indonesia yang lebih aman, maju, dan sejahtera.

“Kami berharap semangat persatuan dan kepedulian terhadap bangsa semakin kuat, khususnya di kalangan generasi muda. Semoga Indonesia ke depan semakin aman, maju, dan sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan KH Aziz Asy’ari menilai istighasah merupakan bagian dari penguatan spiritual dalam mempersiapkan generasi muda.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga membutuhkan kekuatan spiritual dan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menjadi pemimpin di masa depan.

“Mahasiswa adalah calon-calon pemimpin masa depan. Karena itu, perlu dibekali tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga kekuatan spiritual dan nilai-nilai keagamaan,” katanya.

Hal senada disampaikan perwakilan PCNU Pamekasan, KH Ihsan Ikhwani. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi mahasiswa sekaligus memperkuat karakter dan spiritualitas generasi muda.

“Semoga IAI Al-Khairat semakin maju dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar kepada umat, khususnya masyarakat Pamekasan dan masyarakat luas,” tuturnya.

Perwakilan DPC Sarekat Islam Pamekasan, KH Muhlis Ansori, juga menekankan pentingnya menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air di tengah generasi muda.

Ia berharap perguruan tinggi dapat mengambil peran dalam mempersiapkan generasi yang memiliki kecintaan terhadap bangsa sekaligus berpegang pada nilai-nilai Al-Qur’an.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TNI dan Polri dari tingkat kecamatan. Batituud Koramil 07 Pegantenan, Urip Iskandar, berharap mahasiswa IAI Al-Khairat dapat menjadi generasi penerus dan calon pemimpin bangsa yang mampu berkontribusi di berbagai bidang.

“Kami berharap mahasiswa yang ada saat ini dapat menjadi penerus dan calon pemimpin bangsa Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Polsek Pegantenan, Abdul Hamid selaku Banit Binmas/Bhabinkamtibmas Desa Plakpak, menilai kegiatan tersebut positif karena memadukan pembinaan mahasiswa dengan penguatan nilai keagamaan.

“Melalui istighasah, kita berharap mahasiswa dalam menjalankan aktivitasnya selalu berlandaskan etika dan nilai-nilai agama,” pungkasnya (vk)

Categories
Blog

PBAK 2026 IAI Al-Khairat Pamekasan Resmi Dibuka, 384 Mahasiswa Ikuti Rangkaian Kegiatan

PAMEKASAN – 370 mahasiswa mengikuti pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi awal rangkaian PBAK yang berlangsung selama tiga hari, hingga Jumat (21/8/2026).

PBAK 2026 mengusung tema “Institut Culture: Sinergi Muda, Cerdas Beretika”. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti seluruh peserta PBAK 2026.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I, mengatakan pembukaan PBAK menjadi awal bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan pendidikan di perguruan tinggi.

“Pembukaan PBAK menjadi awal yang baik bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan pendidikan di perguruan tinggi serta menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara,” kata Ali Ridho.

Menurutnya, tema yang diangkat dalam PBAK tahun ini menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk membangun semangat kebersamaan, meningkatkan kecerdasan, sekaligus menjunjung tinggi etika dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Rektor juga menyampaikan harapan agar mahasiswa baru tidak hanya aktif mengikuti kegiatan perkuliahan, tetapi turut mengambil peran dalam membangun lingkungan kampus.

“PBAK mengusung tema ‘Sinergi Muda, Cerdas, Beretika’, sebagai dorongan kepada mahasiswa untuk membangun semangat kebersamaan, meningkatkan kecerdasan, serta menjunjung tinggi etika,” ujarnya.

Ia berharap seluruh mahasiswa dapat berkontribusi dalam membawa IAI Al-Khairat Pamekasan menjadi perguruan tinggi yang semakin maju, unggul, dan beretika.

“Kami berharap seluruh mahasiswa dapat berkontribusi dalam membangun kampus menjadi lebih maju, unggul, dan beretika,” tuturnya.

PBAK 2026 yang diikuti sebanyak 384 mahasiswa tersebut akan berlangsung selama tiga hari. Selama kegiatan, mahasiswa baru akan mendapatkan berbagai materi dan pengenalan terkait kehidupan akademik serta kemahasiswaan di IAI Al-Khairat Pamekasan. (vk)

Categories
Blog

14 Dosen IAI Al-Khairat Pamekasan Terima Sertifikat Pendidik

PAMEKASAN – Sebanyak 14 dosen Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan menerima SK Sertifikat Pendidik sekaligus menandatangani Pakta Integritas dalam rangkaian kegiatan sertifikasi dosen tahun lulus 2025.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah IV Jawa Timur di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Selasa (18/8/2026).

Dalam surat resmi Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, kegiatan tersebut merupakan agenda pembinaan, penyerahan sertifikat pendidik, dan penandatanganan Pakta Integritas bagi dosen sertifikasi tahun lulus 2025. IAI Al-Khairat Pamekasan tercantum sebagai salah satu PTKIS peserta pada Gelombang I.

Sebelum mengikuti penandatanganan Pakta Integritas, para dosen terlebih dahulu mendapatkan pelatihan penyusunan laporan Beban Kerja Dosen (BKD) berbasis Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER). Pelatihan tersebut diberikan oleh Subdit Ketenagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI.

Pembinaan tersebut menjadi bagian dari persiapan dosen dalam memenuhi pelaporan BKD sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kegiatan di Surabaya, rangkaian acara meliputi pemanggilan peserta, penyiapan dokumen Pakta Integritas dan sertifikat, penandatanganan Pakta Integritas, serta penyerahan Sertifikat Pendidik dan SK Inpassing Tunjangan.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I., menyampaikan apresiasinya atas penyerahan SK Sertifikat Pendidik dan pelaksanaan penandatanganan Pakta Integritas tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi atas penyerahan SK dan penandatanganan Pakta Integritas ini. Ini menunjukkan bahwa dosen-dosen IAI Al-Khairat Pamekasan mendapatkan pengakuan dari pemerintah sebagai dosen profesional.”ujarnya.

Menurutnya, pengakuan tersebut perlu diikuti dengan tanggung jawab dosen dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai tenaga pendidik.

“Semoga ini menjadi pelecut bagi para dosen untuk terus berkontribusi dalam membangun generasi bangsa,” pungkas Dr. Ali Ridho.(vk)

Categories
Blog

Pengumuman Hasil Tes Gelombang III PMB 2026/2027

PAMEKASAN – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan secara resmi merilis penetapan kelulusan bagi peserta tes calon mahasiswa baru Gelombang III untuk Tahun Akademik 2026/2027. Pengumuman dengan nomor surat C/076.026/ΙΑΙ.AK/VII/2026 ini mencakup hasil seleksi dari berbagai program studi yang tersedia.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus untuk melakukan herregistrasi di BAUK pada tanggal 28 Juli s.d 08 Agustus 2026

Bagi peserta yang dinyatakan Tidak Lulus, pihak kampus mewajibkan mereka untuk mengikuti Tes Matrikulasi sebagai syarat tindak lanjut. Adapun jadwal pelaksanaan tes matrikulasi adalah sebagai berikut:

  • Tanggal: 29 Juli 2026.
  • Waktu: Pukul 14:00 WIB.
  • Tempat: Sekretariat PMB 2026 (Kantor BAK)

Informasi lebih lanjut mengenai proses herregistrasi bagi peserta yang lulus dapat diakses melalui layanan informasi di kampus IAI Al-Khairat Pamekasan atau menghubugi admin PMB di 087778550581

Berikut hasil tes gelombang III <Klik disini>