Categories
Blog

Pengumuman Hasil Tes Gelombang III PMB 2026/2027

PAMEKASAN – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan secara resmi merilis penetapan kelulusan bagi peserta tes calon mahasiswa baru Gelombang III untuk Tahun Akademik 2026/2027Pengumuman dengan nomor surat C/076.026/ΙΑΙ.AK/VII/2026 ini mencakup hasil seleksi dari berbagai program studi yang tersedia.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus untuk melakukan herregistrasi di BAUK pada tanggal 28 Juli s.d 08 Agustus 2026

Bagi peserta yang dinyatakan Tidak Lulus, pihak kampus mewajibkan mereka untuk mengikuti Tes Matrikulasi sebagai syarat tindak lanjut. Adapun jadwal pelaksanaan tes matrikulasi adalah sebagai berikut:

  • Tanggal: 29 Juli 2026.
  • Waktu: Pukul 14:00 WIB.
  • Tempat: Sekretariat PMB 2026 (Kantor BAK)

Informasi lebih lanjut mengenai proses herregistrasi bagi peserta yang lulus dapat diakses melalui layanan informasi di kampus IAI Al-Khairat Pamekasan atau menghubugi admin PMB di 087778550581

Berikut hasil tes gelombang III <Klik disini>

Categories
Blog

Usung Tema Aksi Nyata Desa Berdaya, IAI Al-Khairat Lepas 257 Mahasiswa ke 21 Desa

PAMEKASAN – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan secara resmi melepas 257 mahasiswa peserta Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) XXXI Tahun Akademik 2025/2026 di halaman IAI Al-Khairat Pamekasan, Sabtu (25/7/2026).

Prosesi pelepasan tersebut dihadiri pimpinan kampus, dosen pembimbing lapangan, serta seluruh peserta PKN.

Pada kesempatan itu, Wakil Rektor I IAI Al-Khairat Pamekasan, Moh. Dannur, M.Pd.I., mewakili Rektor menyampaikan tiga pesan yang diharapkan menjadi bekal mahasiswa selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

Pesan pertama yang disampaikan ialah pentingnya meluruskan niat. Menurutnya, keberhasilan pengabdian tidak hanya diukur dari program yang dijalankan, tetapi juga dari niat tulus mahasiswa dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Meluruskan niat, sekalipun terdengar klasik, tetapi nasihat ini merupakan sebuah warisan. Jangan pernah lupa dari mana kita berangkat. Sebagai bagian dari kampus putih, kita memiliki tanggung jawab moral yang besar, terlebih ketika masyarakat mengenal kita dengan panggilan ustaz,” pesannya.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh peserta agar bijak dalam menggunakan media sosial selama menjalankan PKN. Menurutnya, setiap aktivitas mahasiswa yang menggunakan identitas maupun logo IAI Al-Khairat Pamekasan turut membawa nama baik institusi.

“Hari ini adalah era media. Karena itu, bijaklah dalam menggunakan media sosial, terutama ketika menggunakan logo Al-Khairat,” ujarnya.

Tak kalah penting, Moh. Dannur juga berpesan agar mahasiswa menjaga etika dan pergaulan selama berada di lokasi pengabdian. Ia menilai sikap mahasiswa akan menjadi cerminan kampus di mata masyarakat.

“Benar-benar jaga pergaulan selama berada di lokasi PKN. Jadilah teladan yang baik di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil wawancara, Ketua Panitia PKN XXXI IAI Al-Khairat Pamekasan, Moh. Ramin, M.E., menjelaskan, PKN tahun ini mengusung tema “Aksi Nyata Desa Berdaya” dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR).

Menurutnya, pendekatan tersebut dipilih agar mahasiswa tidak hanya datang membawa program kerja, tetapi juga mampu membangun kemitraan dengan masyarakat dalam setiap tahapan pengabdian.

“Kami ingin mahasiswa hadir sebagai mitra masyarakat, bukan sekadar pelaksana program. Karena itu, pendekatan PAR menjadi dasar pelaksanaan PKN tahun ini agar seluruh kegiatan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Moh. Ramin menjelaskan, PKN XXXI merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Program ini juga menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan sedikitnya 120 SKS.

Pelaksanaan PKN reguler akan berlangsung mulai 25 Juli hingga 25 Agustus 2026. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, peserta akan mempresentasikan laporan hasil pengabdian pada 1 September 2026.

Sebanyak 257 mahasiswa akan ditempatkan di 21 desa yang berada di 10 kecamatan di Kabupaten Pamekasan. Selain itu, IAI Al-Khairat Pamekasan juga mengirimkan satu kelompok PKN Internasional ke Malaysia sebagai bagian dari penguatan pengalaman pengabdian di tingkat global.

“Peserta akan ditempatkan dalam kelompok yang berisi sekitar 10 hingga 15 mahasiswa. Kami berharap setiap kelompok mampu menggali potensi desa sekaligus menghadirkan solusi yang sesuai dengan kondisi masyarakat setempat,” katanya.

Selama berada di lokasi, mahasiswa akan menjalankan berbagai tahapan, mulai dari observasi, pemetaan potensi dan permasalahan desa, Focus Group Discussion (FGD), penyusunan program prioritas, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi bersama masyarakat. Seluruh proses dilakukan secara partisipatif agar program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan dapat berkelanjutan.

Di akhir wawancara, Moh. Ramin berharap PKN XXXI tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

“Harapan kami, PKN tidak berhenti sebagai kewajiban akademik. Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, serta meninggalkan program yang manfaatnya tetap dirasakan meskipun masa PKN telah selesai,” pungkasnya.(pin/vik)

Categories
Blog

52 Peserta Ikuti Seleksi Tahap I Beasiswa Magister PTKI Pemprov Jatim di IAI Al-Khairat

Pamekasan – Sebanyak 52 peserta mengikuti Seleksi Tahap I Program Beasiswa Magister (S2) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 melalui Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur di Auditorium IAI Al-Khairat Pamekasan, pada Sabtu (25/07/2026).

Seleksi tersebut meliputi Ujian Kitab Kuning atau Hafalan Al-Qur’an, Tes Potensi Akademik (TPA), serta Tes Wawasan Kebangsaan. Pelaksanaan seleksi ini menjadi bagian dari proses penjaringan calon penerima beasiswa program magister yang bekerja sama dengan LPPD Provinsi Jawa Timur.

Direktur Pascasarjana IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ismail, M.Pd.I., mengatakan bahwa seleksi tersebut diikuti oleh peserta calon penerima Beasiswa S2 LPPD Provinsi Jawa Timur serta calon mahasiswa reguler.

“Untuk program beasiswa, peserta akan mengikuti beberapa rangkaian tes, mulai dari potensi akademik, baca kitab kuning Fathul Mu’in, hingga tahfidz Al-Qur’an bagi peserta yang memilih jalur tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil seleksi tahap pertama akan menjadi dasar pemeringkatan sebelum proses seleksi lanjutan yang dilakukan oleh LPPD Provinsi Jawa Timur.

“Dari 52 peserta akan diranking dan diambil 28 nilai tertinggi untuk mengikuti seleksi tahap kedua pada 6 Agustus. Selanjutnya, 15 peserta akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa oleh LPPD Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Menurutnya, IAI Al-Khairat Pamekasan dipercaya sebagai mitra dalam pelaksanaan program beasiswa tersebut. Karena itu, peserta diharapkan mengikuti seluruh proses dengan maksimal untuk memperoleh hasil terbaik.

“Kami berharap peserta dapat memaksimalkan seluruh kemampuan untuk mendapatkan nilai setinggi-tingginya. Penentuan penerima beasiswa nantinya menjadi kewenangan LPPD Provinsi Jawa Timur, sementara kami akan menyetorkan hasil nilai seleksi,” tuturnya.

Ia juga berharap peserta yang nantinya dinyatakan lolos dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menghasilkan penelitian yang memberikan dampak bagi masyarakat.

“Semoga yang lolos benar-benar memanfaatkan program ini dengan baik, berprestasi, lulus tepat waktu, dan menghasilkan temuan penelitian yang berdampak bagi masyarakat. Bagi yang belum lolos, tetap dapat melanjutkan studi di IAI Al-Khairat, dan insyaallah kami akan menyediakan program yang dapat membantu meringankan biaya pendidikan,” pungkasnya.(pin/vik)

Categories
Blog

Pendaftaran Beasiswa Bergema Pemerintah Kabupaten Jember

Pamekasan – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan menginstruksikan seluruh sivitas akademika untuk turut menyosialisasikan Program Beasiswa BERGEMA Pemerintah Kabupaten Jember kepada mahasiswa, khususnya yang berdomisili atau berasal dari Kabupaten Jember.

Melalui surat instruksi yang diterbitkan oleh pihak kampus, seluruh fakultas, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa diharapkan aktif menyebarluaskan informasi pendaftaran beasiswa melalui berbagai media komunikasi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa.

Pendaftaran Program Beasiswa BERGEMA Pemerintah Kabupaten Jember dibuka pada 20–25 Juli 2026. Mahasiswa yang memenuhi persyaratan diimbau segera melakukan pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditentukan serta mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan.

Informasi lengkap dapat diakses di sini.

Categories
Blog

IAI Al-Khairat Pamekasan Bekali 257 Peserta PKN XXXI Sebelum Terjun ke Masyarakat

Pamekasan – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan menggelar Pembekalan Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) XXXI Tahun Akademik 2025/2026 dengan tema “Aksi Nyata, Desa Berdaya” di Auditorium IAI Al-Khairat Pamekasan, pada Sabtu (18/07/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 257 peserta yang akan ditempatkan di 22 lokasi, terdiri dari 21 lokasi di 10 kecamatan dan satu lokasi internasional. Para peserta nantinya akan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam melaksanakan program PKN di masing-masing lokasi.

Pembekalan tersebut menjadi tahap awal sebelum peserta diterjunkan ke masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi Analisis Kebutuhan Desa, Participatory Action Research (PAR), serta Laporan PKN dan Konversi ke Artikel.

Ketua Panitia Pelaksana PKN XXXI, Moh. Ramin, M.E., mengatakan, peserta PKN tahun ini merupakan peserta terbaik yang akan membawa nama baik kampus selama berada di lokasi pengabdian.

“Peserta PKN XXXI berjumlah 257 orang yang akan ditempatkan di 22 lokasi, termasuk satu lokasi internasional. Seluruh lokasi tersebut akan didampingi dan dipantau oleh Dosen Pembimbing Lapangan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pembekalan dengan serius sebagai bekal sebelum melaksanakan program di tengah masyarakat.

“Pembekalan ini penting agar peserta dapat memahami kebutuhan masyarakat dan merancang program yang benar-benar memberikan manfaat,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I., saat memberikan sambutan, pengarahan sekaligus membuka PKN XXXI, menitipkan nama baik almamater kepada seluruh peserta.

“Saya titip almamater dan nama baik kampus IAI Al-Khairat Pamekasan. Masyarakat mengenal mahasiswa Al-Khairat sebagai mahasiswa yang memiliki latar belakang keagamaan, sehingga ada beban moral yang harus dijaga,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan peserta agar bijak dalam menggunakan teknologi dan informasi, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak di lokasi PKN, serta serius mengikuti pembekalan agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

“Datanglah ke lokasi dengan baik dan pulanglah dengan baik. Berikan yang terbaik dengan etos kerja yang tinggi, sehingga masyarakat tetap mengingat dan mengenang mahasiswa Al-Khairat,” pesannya.

Setelah pengarahan dan pembukaan oleh Rektor, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis peserta PKN kepada perwakilan peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi pembekalan yang diisi dengan materi Analisis Kebutuhan Desa, Participatory Action Research (PAR), serta penyusunan laporan PKN dan konversi ke artikel.(vin/vik)

Categories
Blog Ebis ESY

Mahasiswi IAI Al-Khairat Pamekasan Raih Medali Perunggu Lomba Akuntansi Nasional OSSN 2026

PAMEKASAN – Mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Linda Ayuni, meraih medali perunggu pada cabang Akuntansi dalam ajang Olimpiade Sains Siswa Nasional (OSSN) 2026 yang diselenggarakan Pusat Kejuaraan Sains Nasional (Puskanas).

Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring pada 28 Juni 2026, sedangkan pengumuman pemenang dilakukan pada 30 Juni 2026.

OSSN 2026 merupakan kompetisi tingkat nasional yang diikuti peserta dari jenjang SD, SMP, SMA hingga mahasiswa. Untuk kategori mahasiswa, salah satu bidang yang diperlombakan adalah Akuntansi.

Berdasarkan informasi, pendaftaran OSSN 2026 dibuka mulai 16 April hingga 27 Juni 2026. Pelaksanaan lomba berlangsung secara online pada 28 Juni 2026, sementara hasil perlombaan diumumkan pada 30 Juni 2026.

Keikutsertaan Linda dalam kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mengukur kompetensi di tingkat nasional.

Saat ditemui usai pengumuman hasil lomba, Linda Ayuni mengatakan dirinya bersyukur dapat menyelesaikan kompetisi dan meraih medali.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mendapatkan medali perunggu. Hasil ini tentu tidak lepas dari doa orang tua, bimbingan dosen, dan dukungan teman-teman selama proses persiapan.” Ujarnya

Menurutnya, kompetisi tersebut memberikan pengalaman baru karena peserta dituntut memahami materi sekaligus mengerjakan soal dengan waktu yang terbatas.

“Ajang seperti ini menjadi pengalaman yang baik untuk menguji kemampuan. Saya berharap ke depan bisa terus belajar dan mengikuti kompetisi lainnya agar kemampuan yang dimiliki semakin berkembang.” Ungkapnya.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Linda Ayuni. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan mahasiswa memiliki kesempatan untuk bersaing dalam kompetisi akademik tingkat nasional.

Dalam keterangannya, Dr. Ali Ridho, M.S.I mengatakan pihak kampus terus mendorong mahasiswa mengikuti berbagai ajang akademik.

“Kami mengapresiasi capaian yang diraih Linda Ayuni. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengikuti kompetisi sesuai bidang keilmuannya.” Ujarnya

Ia menambahkan, kampus akan terus memberikan pendampingan kepada mahasiswa yang ingin mengembangkan prestasi di tingkat regional maupun nasional.

“Kami berkomitmen mendukung mahasiswa yang memiliki semangat untuk berkompetisi. Harapannya, semakin banyak mahasiswa IAI Al-Khairat yang memperoleh pengalaman dan prestasi melalui berbagai ajang akademik.” Pungkasnya.

Categories
BKPI Blog

BKPI IAI Al-Khairat Pamekasan Gelar Kuliah Tamu, Dorong Penguatan Keilmuan dan Riset Konseling

Pamekasan – Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) IAI Al-Khairat Pamekasan menggelar kuliah tamu bersama pakar Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang (UM), Prof. Dr. Muslihati, S.Ag., M.Pd., di Auditorium IAI Al-Khairat Pamekasan, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan ini membahas tantangan, peluang, serta penguatan kompetensi konselor dalam menghadapi perkembangan kebutuhan masyarakat di masa depan.

Kuliah tamu yang mengusung tema “Bimbingan dan Konseling Masa Depan: Meneguhkan Keilmuan, Menguatkan Riset, dan Memperluas Peran Profesi” tersebut diikuti mahasiswa BKPI dari berbagai angkatan.

Turut hadir Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Al-Khairat Pamekasan Abdul Halim, M.Pd., Ketua Program Studi BKPI Muhyatun, S.Sos., M.A., serta jajaran dosen BKPI.

Dalam sambutannya, Abdul Halim menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada mahasiswa.

“Kami sangat berterima kasih kepada para narasumber yang telah hadir dan berbagi ilmu. Semoga apa yang disampaikan hari ini dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan civitas akademika BKPI,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang, Dr. Ahmad Yusuf Supri, S.Sos., M.Pd., mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa kuliah dengan baik dan menyelesaikan studi tepat waktu.

“Gunakan waktu sebaik-baiknya,” pesannya kepada peserta.

Ketua Program Studi BKPI, Muhyatun, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya program studi dalam memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring akademik dengan perguruan tinggi lain.

Menurutnya, kehadiran Prof. Muslihati dan Ahmad Yusuf Supri memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif baru terkait perkembangan bidang bimbingan dan konseling.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga mahasiswa mendapatkan tambahan wawasan dan motivasi dalam mempersiapkan diri sebagai calon konselor,” kata Muhyatun.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Prof. Muslihati yang dimoderatori Dwi Ananda Nur Umami, M.Pd.

Dalam pemaparannya, Prof. Muslihati menjelaskan pentingnya penguatan keilmuan dan riset di bidang bimbingan dan konseling. Ia juga mengulas berbagai tantangan yang akan dihadapi konselor di masa depan, termasuk kebutuhan untuk terus mengembangkan kompetensi agar mampu memberikan layanan yang sesuai dengan perkembangan zaman.(vick)

Categories
Blog

Pengumuman Hasil Tes Gelombang II PMB 2026/2027

PAMEKASAN – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan secara resmi merilis penetapan kelulusan bagi peserta tes calon mahasiswa baru Gelombang II untuk Tahun Akademik 2026/2027Pengumuman dengan nomor surat C/076.074/ΙΑΙ.AK/IV/2026 ini mencakup hasil seleksi dari berbagai program studi yang tersedia.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus untuk melakukan herregistrasi di BAUK pada tanggal 16 Juni s.d 16 Juli 2026

Bagi peserta yang dinyatakan Tidak Lulus, pihak kampus mewajibkan mereka untuk mengikuti Tes Matrikulasi sebagai syarat tindak lanjut. Adapun jadwal pelaksanaan tes matrikulasi adalah sebagai berikut:

  • Tanggal: 18 Juni 2026.
  • Waktu: Pukul 14:00 WIB.
  • Tempat: Sekretariat PMB 2026 (Kantor BAK)

Informasi lebih lanjut mengenai proses herregistrasi bagi peserta yang lulus dapat diakses melalui layanan informasi di kampus IAI Al-Khairat Pamekasan atau menghubugi admin PMB di 087778550581

Berikut hasil tes gelombang II <Klik disini>

Categories
Blog Ebis

Dosen IAI Al Khairat Raih Penghargaan di Workshop Nasional Keuangan Syariah

Surabaya – Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Jawa Timur bekerja sama dengan Iqtishat Consulting Indonesia dan Universitas Airlangga Surabaya menggelar Workshop Nasional Keuangan Syariah Berbasis Kompetensi pada Produk dan Manajemen Multi Finance di Surabaya, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh akademisi, praktisi, dan masyarakat umum sebagai upaya memperkuat kompetensi serta literasi di bidang keuangan syariah.

Dalam kegiatan tersebut, Institut Agama Islam (IAI) Al Khairat Pamekasan mengirimkan tiga dosen sebagai delegasi, yakni Matnin dari Program Studi Perbankan Syariah, Taufiq Aris Saputra dan Qayyim Asy’ar dari Program Studi Ekonomi Syariah. Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang ekonomi dan keuangan syariah.

Pada penutupan acara, Iqtishat Consulting Indonesia memberikan penghargaan kepada peserta yang dinilai aktif selama mengikuti workshop. Penghargaan tersebut diterima oleh Matnin dan Taufiq Aris Saputra sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusi mereka dalam setiap sesi kegiatan.

Taufiq Aris Saputra mengatakan bahwa workshop ini memberikan penguatan literasi keilmuan, khususnya dalam bidang produk dan manajemen multi finance berbasis syariah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana yang efektif untuk memperluas wawasan akademisi maupun praktisi mengenai perkembangan industri keuangan syariah.

“Kegiatan ini menjadi penguatan literasi keilmuan khususnya dalam bidang produk dan manajemen multi finance bagi dosen sebagai akademisi, praktisi, dan masyarakat secara umum,” ujarnya.

Workshop yang diselenggarakan IAEI Jawa Timur bersama Iqtishat Consulting Indonesia ini juga menjadi ruang kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendorong pengembangan keuangan syariah berbasis kompetensi. Materi yang disampaikan tidak hanya membahas aspek teoritis, tetapi juga memberikan gambaran mengenai praktik pengelolaan produk dan manajemen lembaga pembiayaan syariah sesuai kebutuhan industri.

Categories
Blog

IAI Al-Khairat Pamekasan Jadi Mitra Beasiswa Magister PAI Pemprov Jatim 2026

Pamekasan – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan ditunjuk sebagai mitra pelaksana Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) untuk Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2026.

Penunjukan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam melalui jenjang pendidikan magister.

Berdasarkan undangan peluncuran program yang diterbitkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kegiatan launching Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 berlangsung pada Rabu, 1 Juni 2026, di Ruang Hayam Wuruk, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya.

Sebagai salah satu perguruan tinggi yang dipercaya menjadi mitra pelaksana, IAI Al-Khairat Pamekasan akan berperan dalam penyelenggaraan Program Magister Pendidikan Agama Islam bagi penerima beasiswa yang berasal dari jalur yang ditetapkan oleh LPPD Provinsi Jawa Timur.

Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi para guru, tenaga kependidikan, maupun insan pesantren yang ingin meningkatkan kompetensi akademik di bidang Pendidikan Agama Islam sekaligus memperkuat kualitas pendidikan Islam di Jawa Timur.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I., mengatakan bahwa penunjukan kampus IAI Al-Khairat sebagai mitra pelaksana Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui LPPD kepada IAI Al-Khairat Pamekasan sebagai mitra pelaksana Program Magister Pendidikan Agama Islam Tahun 2026. Kepercayaan ini menjadi amanah yang akan kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab melalui tata kelola akademik yang profesional, bermutu, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren dan pendidikan Islam.” Katanya.

Lebih lanjut, Rektor Ali Ridho menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat pesantren sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Jawa Timur.

“Kami berharap program beasiswa ini dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi para guru, tenaga kependidikan untuk melanjutkan studi ke jenjang magister. IAI Al-Khairat Pamekasan berkomitmen menjadi mitra yang mampu menghadirkan pendidikan yang unggul, berintegritas, serta melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kapasitas akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan agama Islam dan kemajuan masyarakat.” Pungkasnya.