Categories
Blog

52 Peserta Ikuti Seleksi Tahap I Beasiswa Magister PTKI Pemprov Jatim di IAI Al-Khairat

Pamekasan – Sebanyak 52 peserta mengikuti Seleksi Tahap I Program Beasiswa Magister (S2) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 melalui Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur di Auditorium IAI Al-Khairat Pamekasan, pada Sabtu (25/07/2026).

Seleksi tersebut meliputi Ujian Kitab Kuning atau Hafalan Al-Qur’an, Tes Potensi Akademik (TPA), serta Tes Wawasan Kebangsaan. Pelaksanaan seleksi ini menjadi bagian dari proses penjaringan calon penerima beasiswa program magister yang bekerja sama dengan LPPD Provinsi Jawa Timur.

Direktur Pascasarjana IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ismail, M.Pd.I., mengatakan bahwa seleksi tersebut diikuti oleh peserta calon penerima Beasiswa S2 LPPD Provinsi Jawa Timur serta calon mahasiswa reguler.

“Untuk program beasiswa, peserta akan mengikuti beberapa rangkaian tes, mulai dari potensi akademik, baca kitab kuning Fathul Mu’in, hingga tahfidz Al-Qur’an bagi peserta yang memilih jalur tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil seleksi tahap pertama akan menjadi dasar pemeringkatan sebelum proses seleksi lanjutan yang dilakukan oleh LPPD Provinsi Jawa Timur.

“Dari 52 peserta akan diranking dan diambil 28 nilai tertinggi untuk mengikuti seleksi tahap kedua pada 6 Agustus. Selanjutnya, 15 peserta akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa oleh LPPD Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Menurutnya, IAI Al-Khairat Pamekasan dipercaya sebagai mitra dalam pelaksanaan program beasiswa tersebut. Karena itu, peserta diharapkan mengikuti seluruh proses dengan maksimal untuk memperoleh hasil terbaik.

“Kami berharap peserta dapat memaksimalkan seluruh kemampuan untuk mendapatkan nilai setinggi-tingginya. Penentuan penerima beasiswa nantinya menjadi kewenangan LPPD Provinsi Jawa Timur, sementara kami akan menyetorkan hasil nilai seleksi,” tuturnya.

Ia juga berharap peserta yang nantinya dinyatakan lolos dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menghasilkan penelitian yang memberikan dampak bagi masyarakat.

“Semoga yang lolos benar-benar memanfaatkan program ini dengan baik, berprestasi, lulus tepat waktu, dan menghasilkan temuan penelitian yang berdampak bagi masyarakat. Bagi yang belum lolos, tetap dapat melanjutkan studi di IAI Al-Khairat, dan insyaallah kami akan menyediakan program yang dapat membantu meringankan biaya pendidikan,” pungkasnya.(pin/vik)

Categories
Blog

Pendaftaran Beasiswa Bergema Pemerintah Kabupaten Jember

Pamekasan – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan menginstruksikan seluruh sivitas akademika untuk turut menyosialisasikan Program Beasiswa BERGEMA Pemerintah Kabupaten Jember kepada mahasiswa, khususnya yang berdomisili atau berasal dari Kabupaten Jember.

Melalui surat instruksi yang diterbitkan oleh pihak kampus, seluruh fakultas, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa diharapkan aktif menyebarluaskan informasi pendaftaran beasiswa melalui berbagai media komunikasi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa.

Pendaftaran Program Beasiswa BERGEMA Pemerintah Kabupaten Jember dibuka pada 20–25 Juli 2026. Mahasiswa yang memenuhi persyaratan diimbau segera melakukan pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditentukan serta mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan.

Informasi lengkap dapat diakses di sini.

Categories
Blog

IAI Al-Khairat Pamekasan Bekali 257 Peserta PKN XXXI Sebelum Terjun ke Masyarakat

Pamekasan – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan menggelar Pembekalan Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) XXXI Tahun Akademik 2025/2026 dengan tema “Aksi Nyata, Desa Berdaya” di Auditorium IAI Al-Khairat Pamekasan, pada Sabtu (18/07/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 257 peserta yang akan ditempatkan di 22 lokasi, terdiri dari 21 lokasi di 10 kecamatan dan satu lokasi internasional. Para peserta nantinya akan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam melaksanakan program PKN di masing-masing lokasi.

Pembekalan tersebut menjadi tahap awal sebelum peserta diterjunkan ke masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi Analisis Kebutuhan Desa, Participatory Action Research (PAR), serta Laporan PKN dan Konversi ke Artikel.

Ketua Panitia Pelaksana PKN XXXI, Moh. Ramin, M.E., mengatakan, peserta PKN tahun ini merupakan peserta terbaik yang akan membawa nama baik kampus selama berada di lokasi pengabdian.

“Peserta PKN XXXI berjumlah 257 orang yang akan ditempatkan di 22 lokasi, termasuk satu lokasi internasional. Seluruh lokasi tersebut akan didampingi dan dipantau oleh Dosen Pembimbing Lapangan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pembekalan dengan serius sebagai bekal sebelum melaksanakan program di tengah masyarakat.

“Pembekalan ini penting agar peserta dapat memahami kebutuhan masyarakat dan merancang program yang benar-benar memberikan manfaat,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I., saat memberikan sambutan, pengarahan sekaligus membuka PKN XXXI, menitipkan nama baik almamater kepada seluruh peserta.

“Saya titip almamater dan nama baik kampus IAI Al-Khairat Pamekasan. Masyarakat mengenal mahasiswa Al-Khairat sebagai mahasiswa yang memiliki latar belakang keagamaan, sehingga ada beban moral yang harus dijaga,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan peserta agar bijak dalam menggunakan teknologi dan informasi, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak di lokasi PKN, serta serius mengikuti pembekalan agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

“Datanglah ke lokasi dengan baik dan pulanglah dengan baik. Berikan yang terbaik dengan etos kerja yang tinggi, sehingga masyarakat tetap mengingat dan mengenang mahasiswa Al-Khairat,” pesannya.

Setelah pengarahan dan pembukaan oleh Rektor, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis peserta PKN kepada perwakilan peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi pembekalan yang diisi dengan materi Analisis Kebutuhan Desa, Participatory Action Research (PAR), serta penyusunan laporan PKN dan konversi ke artikel.(vin/vik)

Categories
Blog Ebis ESY

Mahasiswi IAI Al-Khairat Pamekasan Raih Medali Perunggu Lomba Akuntansi Nasional OSSN 2026

PAMEKASAN – Mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Linda Ayuni, meraih medali perunggu pada cabang Akuntansi dalam ajang Olimpiade Sains Siswa Nasional (OSSN) 2026 yang diselenggarakan Pusat Kejuaraan Sains Nasional (Puskanas).

Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring pada 28 Juni 2026, sedangkan pengumuman pemenang dilakukan pada 30 Juni 2026.

OSSN 2026 merupakan kompetisi tingkat nasional yang diikuti peserta dari jenjang SD, SMP, SMA hingga mahasiswa. Untuk kategori mahasiswa, salah satu bidang yang diperlombakan adalah Akuntansi.

Berdasarkan informasi, pendaftaran OSSN 2026 dibuka mulai 16 April hingga 27 Juni 2026. Pelaksanaan lomba berlangsung secara online pada 28 Juni 2026, sementara hasil perlombaan diumumkan pada 30 Juni 2026.

Keikutsertaan Linda dalam kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mengukur kompetensi di tingkat nasional.

Saat ditemui usai pengumuman hasil lomba, Linda Ayuni mengatakan dirinya bersyukur dapat menyelesaikan kompetisi dan meraih medali.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mendapatkan medali perunggu. Hasil ini tentu tidak lepas dari doa orang tua, bimbingan dosen, dan dukungan teman-teman selama proses persiapan.” Ujarnya

Menurutnya, kompetisi tersebut memberikan pengalaman baru karena peserta dituntut memahami materi sekaligus mengerjakan soal dengan waktu yang terbatas.

“Ajang seperti ini menjadi pengalaman yang baik untuk menguji kemampuan. Saya berharap ke depan bisa terus belajar dan mengikuti kompetisi lainnya agar kemampuan yang dimiliki semakin berkembang.” Ungkapnya.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Linda Ayuni. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan mahasiswa memiliki kesempatan untuk bersaing dalam kompetisi akademik tingkat nasional.

Dalam keterangannya, Dr. Ali Ridho, M.S.I mengatakan pihak kampus terus mendorong mahasiswa mengikuti berbagai ajang akademik.

“Kami mengapresiasi capaian yang diraih Linda Ayuni. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengikuti kompetisi sesuai bidang keilmuannya.” Ujarnya

Ia menambahkan, kampus akan terus memberikan pendampingan kepada mahasiswa yang ingin mengembangkan prestasi di tingkat regional maupun nasional.

“Kami berkomitmen mendukung mahasiswa yang memiliki semangat untuk berkompetisi. Harapannya, semakin banyak mahasiswa IAI Al-Khairat yang memperoleh pengalaman dan prestasi melalui berbagai ajang akademik.” Pungkasnya.

Categories
BKPI Blog

BKPI IAI Al-Khairat Pamekasan Gelar Kuliah Tamu, Dorong Penguatan Keilmuan dan Riset Konseling

Pamekasan – Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) IAI Al-Khairat Pamekasan menggelar kuliah tamu bersama pakar Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang (UM), Prof. Dr. Muslihati, S.Ag., M.Pd., di Auditorium IAI Al-Khairat Pamekasan, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan ini membahas tantangan, peluang, serta penguatan kompetensi konselor dalam menghadapi perkembangan kebutuhan masyarakat di masa depan.

Kuliah tamu yang mengusung tema “Bimbingan dan Konseling Masa Depan: Meneguhkan Keilmuan, Menguatkan Riset, dan Memperluas Peran Profesi” tersebut diikuti mahasiswa BKPI dari berbagai angkatan.

Turut hadir Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Al-Khairat Pamekasan Abdul Halim, M.Pd., Ketua Program Studi BKPI Muhyatun, S.Sos., M.A., serta jajaran dosen BKPI.

Dalam sambutannya, Abdul Halim menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada mahasiswa.

“Kami sangat berterima kasih kepada para narasumber yang telah hadir dan berbagi ilmu. Semoga apa yang disampaikan hari ini dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan civitas akademika BKPI,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang, Dr. Ahmad Yusuf Supri, S.Sos., M.Pd., mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa kuliah dengan baik dan menyelesaikan studi tepat waktu.

“Gunakan waktu sebaik-baiknya,” pesannya kepada peserta.

Ketua Program Studi BKPI, Muhyatun, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya program studi dalam memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring akademik dengan perguruan tinggi lain.

Menurutnya, kehadiran Prof. Muslihati dan Ahmad Yusuf Supri memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif baru terkait perkembangan bidang bimbingan dan konseling.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga mahasiswa mendapatkan tambahan wawasan dan motivasi dalam mempersiapkan diri sebagai calon konselor,” kata Muhyatun.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Prof. Muslihati yang dimoderatori Dwi Ananda Nur Umami, M.Pd.

Dalam pemaparannya, Prof. Muslihati menjelaskan pentingnya penguatan keilmuan dan riset di bidang bimbingan dan konseling. Ia juga mengulas berbagai tantangan yang akan dihadapi konselor di masa depan, termasuk kebutuhan untuk terus mengembangkan kompetensi agar mampu memberikan layanan yang sesuai dengan perkembangan zaman.(vick)

Categories
Blog

Pengumuman Hasil Tes Gelombang II PMB 2026/2027

PAMEKASAN – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan secara resmi merilis penetapan kelulusan bagi peserta tes calon mahasiswa baru Gelombang II untuk Tahun Akademik 2026/2027. Pengumuman dengan nomor surat C/076.074/ΙΑΙ.AK/IV/2026 ini mencakup hasil seleksi dari berbagai program studi yang tersedia.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus untuk melakukan herregistrasi di BAUK pada tanggal 16 Juni s.d 16 Juli 2026

Bagi peserta yang dinyatakan Tidak Lulus, pihak kampus mewajibkan mereka untuk mengikuti Tes Matrikulasi sebagai syarat tindak lanjut. Adapun jadwal pelaksanaan tes matrikulasi adalah sebagai berikut:

  • Tanggal: 18 Juni 2026.
  • Waktu: Pukul 14:00 WIB.
  • Tempat: Sekretariat PMB 2026 (Kantor BAK)

Informasi lebih lanjut mengenai proses herregistrasi bagi peserta yang lulus dapat diakses melalui layanan informasi di kampus IAI Al-Khairat Pamekasan atau menghubugi admin PMB di 087778550581

Berikut hasil tes gelombang II <Klik disini>

Categories
Blog Ebis

Dosen IAI Al Khairat Raih Penghargaan di Workshop Nasional Keuangan Syariah

Surabaya – Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Jawa Timur bekerja sama dengan Iqtishat Consulting Indonesia dan Universitas Airlangga Surabaya menggelar Workshop Nasional Keuangan Syariah Berbasis Kompetensi pada Produk dan Manajemen Multi Finance di Surabaya, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh akademisi, praktisi, dan masyarakat umum sebagai upaya memperkuat kompetensi serta literasi di bidang keuangan syariah.

Dalam kegiatan tersebut, Institut Agama Islam (IAI) Al Khairat Pamekasan mengirimkan tiga dosen sebagai delegasi, yakni Matnin dari Program Studi Perbankan Syariah, Taufiq Aris Saputra dan Qayyim Asy’ar dari Program Studi Ekonomi Syariah. Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang ekonomi dan keuangan syariah.

Pada penutupan acara, Iqtishat Consulting Indonesia memberikan penghargaan kepada peserta yang dinilai aktif selama mengikuti workshop. Penghargaan tersebut diterima oleh Matnin dan Taufiq Aris Saputra sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusi mereka dalam setiap sesi kegiatan.

Taufiq Aris Saputra mengatakan bahwa workshop ini memberikan penguatan literasi keilmuan, khususnya dalam bidang produk dan manajemen multi finance berbasis syariah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana yang efektif untuk memperluas wawasan akademisi maupun praktisi mengenai perkembangan industri keuangan syariah.

“Kegiatan ini menjadi penguatan literasi keilmuan khususnya dalam bidang produk dan manajemen multi finance bagi dosen sebagai akademisi, praktisi, dan masyarakat secara umum,” ujarnya.

Workshop yang diselenggarakan IAEI Jawa Timur bersama Iqtishat Consulting Indonesia ini juga menjadi ruang kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendorong pengembangan keuangan syariah berbasis kompetensi. Materi yang disampaikan tidak hanya membahas aspek teoritis, tetapi juga memberikan gambaran mengenai praktik pengelolaan produk dan manajemen lembaga pembiayaan syariah sesuai kebutuhan industri.

Categories
Blog

IAI Al-Khairat Pamekasan Jadi Mitra Beasiswa Magister PAI Pemprov Jatim 2026

Pamekasan – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan ditunjuk sebagai mitra pelaksana Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) untuk Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2026.

Penunjukan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam melalui jenjang pendidikan magister.

Berdasarkan undangan peluncuran program yang diterbitkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kegiatan launching Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 berlangsung pada Rabu, 1 Juni 2026, di Ruang Hayam Wuruk, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya.

Sebagai salah satu perguruan tinggi yang dipercaya menjadi mitra pelaksana, IAI Al-Khairat Pamekasan akan berperan dalam penyelenggaraan Program Magister Pendidikan Agama Islam bagi penerima beasiswa yang berasal dari jalur yang ditetapkan oleh LPPD Provinsi Jawa Timur.

Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi para guru, tenaga kependidikan, maupun insan pesantren yang ingin meningkatkan kompetensi akademik di bidang Pendidikan Agama Islam sekaligus memperkuat kualitas pendidikan Islam di Jawa Timur.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I., mengatakan bahwa penunjukan kampus IAI Al-Khairat sebagai mitra pelaksana Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui LPPD kepada IAI Al-Khairat Pamekasan sebagai mitra pelaksana Program Magister Pendidikan Agama Islam Tahun 2026. Kepercayaan ini menjadi amanah yang akan kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab melalui tata kelola akademik yang profesional, bermutu, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren dan pendidikan Islam.” Katanya.

Lebih lanjut, Rektor Ali Ridho menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat pesantren sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Jawa Timur.

“Kami berharap program beasiswa ini dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi para guru, tenaga kependidikan untuk melanjutkan studi ke jenjang magister. IAI Al-Khairat Pamekasan berkomitmen menjadi mitra yang mampu menghadirkan pendidikan yang unggul, berintegritas, serta melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kapasitas akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan agama Islam dan kemajuan masyarakat.” Pungkasnya.

Categories
Kampus

Logo dan Mars

Logo IAI Al-Khairat

Ketentuan Penggunaan Logo

Logo IAI Al-Khairat Pamekasan digunakan hanya untuk keperluan resmi kampus seperti surat, proposal, banner, media sosial, sertifikat, dan kegiatan organisasi yang berkaitan dengan kampus. Penggunaan logo harus memakai bentuk dan warna asli tanpa diubah, diputar, dipotong, atau ditambahkan efek lain yang merusak identitas logo. Logo juga harus tetap proporsional dan terlihat jelas saat dicetak maupun dipublikasikan. Penggunaan untuk kepentingan komersial, politik, atau di luar kegiatan resmi kampus sebaiknya mendapat izin dari pihak kampus.

Mars IAI Al-Khairat

Didalam naungan sang pencipta serta bimbingan nya
dalam asuhan para pembina
Demi nusa dan bangsa
institut agama Islam Al khairat jaya…
akhlak serta ilmu dasarnya membina bangsa dan negara,
hai mahasiswa semua
serentak maju bersama teladan para remaja muslimin Indonesia,
institut agama Islam Al khairat jaya..
Akhlak serta ilmu dasarnya membina bangsa dan negara
Akhlak serta ilmu dasarnya
Membina bangsa dan negara

Categories
Blog Ebis

Angkat Isu Literasi Keuangan Syariah Gen-Z, Linda Ayuni Raih Best Engagement ICIT 2026

Pamekasan – Mahasiswi Program Studi Islamic Economics semester 4 Linda Ayuni berhasil meraih penghargaan 1st Winner of Best Engagement dalam ajang The 2nd International Conference on Islamic Thought (ICIT) 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (5/5/2026).

Konferensi internasional tersebut mengangkat tema “Islamic Financial Literacy for Sustainable Development” dan diikuti sebanyak 258 peserta dari berbagai perguruan tinggi.

Linda Ayuni merupakan mahasiswi asal Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Dalam kegiatan tersebut, ia tergabung di Room 4 dan mempresentasikan paper berjudul “Enhancing Islamic Financial Literacy Using Digital Platforms And Fintech Innovations Among Gen-Z.”

Penelitian yang dipresentasikan Linda bersama timnya menyoroti rendahnya tingkat literasi keuangan syariah di kalangan Generasi Z, meskipun kelompok tersebut dinilai aktif dan akrab dengan media digital serta teknologi finansial.

Dalam paparannya, tim peneliti menawarkan solusi melalui pemanfaatan platform digital dan inovasi fintech dengan menghadirkan konten edukasi terkait literasi keuangan Islam yang lebih interaktif dan mudah diakses generasi muda.

Usai mengikuti konferensi internasional tersebut, Linda mengaku sempat merasa gugup karena pengalaman tersebut merupakan kali pertama baginya tampil dalam forum akademik internasional.

“Pertama tama bersyukur dan bahagia banget bisa ikut event seru dan menegangkan ini. Alhamdulillah bisa tetap bertahan sampai akhir padahal awalnya pengen berhenti karena takut karena pengalaman pertama kali,” ujar Linda.

Ia menambahkan, rasa lega mulai dirasakan setelah sesi presentasi selesai dilaksanakan.

“Setelah melewati sesi presentasi, agak lega dan bahagia rasanya. Terharu banget bisa bertahan sampai selesai,” katanya.

Menurut Linda, isu literasi keuangan syariah di kalangan Gen-Z perlu mendapat perhatian lebih karena penggunaan layanan digital keuangan saat ini dinilai lebih tinggi dibanding tingkat pemahaman masyarakat terhadap konsep keuangan syariah itu sendiri.

“Gen-Z sudah aktif dan mahir menggunakan media digital, tetapi literasi atau pemahaman mereka tentang keuangan syariah masih minim. Penggunaannya lebih besar daripada pemahamannya,” ungkapnya.

Karena itu, ia dan tim peneliti mendorong penggunaan media digital dan fintech sebagai sarana edukasi keuangan syariah yang lebih efektif dan sesuai dengan karakter generasi muda.

“Dengan menghadirkan video atau konten edukasi tentang literasi keuangan Islam, pendekatan ini dinilai cocok untuk Gen-Z yang cepat, praktis, dan interaktif,”pungkasnya.(vick)