Categories
Blog

PBAK 2026 IAI Al-Khairat Resmi Ditutup, Rektor: Mahasiswa Harus Siap Memandu Masyarakat

Pamekasan –  Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan resmi ditutup pada Jumat (21/8/2026).

PBAK 2026 mengusung tema “Institut Culture: Sinergi Muda, Cerdas Beretika”. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan mahasiswa baru terhadap kehidupan akademik dan kemahasiswaan di IAI Al-Khairat Pamekasan.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I., dalam sambutannya mengatakan PBAK diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga menjadi awal bagi mahasiswa untuk memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari perguruan tinggi.

“Semoga mahasiswa mendapatkan hikmah dari kegiatan PBAK dan betul-betul siap menjadi mahasiswa yang bisa memandu masyarakat,” ujar Ali Ridho.

Menurutnya, keberadaan IAI Al-Khairat Pamekasan memiliki latar belakang sejarah yang berkaitan dengan perhatian para ulama terhadap perkembangan pendidikan.

“Kampus ini tidak berdiri dari ruang kehampaan, tetapi berawal dari adanya kecemasan para ulama terhadap sistem pendidikan nasional kala itu,” katanya.

Rektor juga meminta mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Menurutnya, proses pendidikan di perguruan tinggi juga harus mampu membentuk keterampilan dan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu.

“Saya berharap mahasiswa yang mengikuti PBAK ini betul-betul semangat. Tidak hanya sekadar kuliah, tetapi benar-benar menjalani proses perkuliahan dengan sungguh-sungguh. Tidak hanya aspek kognitif, tetapi aspek psikomotorik juga harus dikembangkan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, tim media IAI Al-Khairat Pamekasan juga mewawancarai Ketua Panitia PBAK 2026, Taufik Hidayat. Ia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan PBAK 2026 berjalan lancar sejak hari pertama hingga acara penutupan.

“Alhamdulillah, acara PBAK ini berjalan dengan lancar, mulai dari hari pertama, hari kedua yang kami isi dengan Istighasah Kebangsaan, hingga hari ketiga yang kami kemas dengan konsep berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu penampilan paper mob,” kata Taufik.

Menurut pria kelahiran sumenep tersebut, agenda istighosah kebangsaan dan penampilan paper mob pada penutupan PBAK 2026 dipersiapkan secara matang oleh panitia. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bagian yang membedakan pelaksanaan PBAK tahun ini dengan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang diutarakan oleh ketua panitia tersebut, PBAK 2026 diikuti 384 mahasiswa dari delapan program studi. Peserta terbanyak berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam sebanyak 135 mahasiswa, disusul Manajemen Pendidikan Islam 60 mahasiswa dan Ekonomi Syariah 59 mahasiswa.

Selanjutnya, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 47 mahasiswa, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 31 mahasiswa, Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam 30 mahasiswa, Perbankan Syariah 11 mahasiswa, serta Pendidikan Bahasa Arab 11 mahasiswa.

Taufik juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat dalam pelaksanaan PBAK 2026, baik dari unsur dosen maupun mahasiswa.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, baik dari unsur dosen maupun mahasiswa, yang telah bekerja sama dan membantu menyukseskan seluruh rangkaian PBAK 2026,” pungkasnya (rdy)

Categories
Blog

Tiga Ormas Islam Hadiri Istighasah Kebangsaan PBAK 2026 IAI Al-Khairat

PAMEKASAN – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan menggelar Istighasah Kebangsaan pada hari kedua pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti pimpinan kampus, mahasiswa, tiga organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Pamekasan, yakni Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Sarekat Islam (SI), serta unsur TNI dan Polri.

Istighasah digelar sebagai momentum doa bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi bangsa Indonesia. Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin KH Muzammil Imron, M.A., dilanjutkan pembacaan Surah Yasin oleh Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan, KH Aziz Asy’ari.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tahlil bersama yang dipimpin Sekretaris PCNU Pamekasan, KH Ihsan Ikhwani. Doa bersama juga dipimpin perwakilan DPC Sarekat Islam Pamekasan, KH Muhlis Ansori, dan Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, mengatakan Istighasah Kebangsaan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap bangsa, khususnya di kalangan generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama berdoa memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi bangsa Indonesia,” ujar Ali Ridho.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat semangat persatuan di kalangan mahasiswa serta menjadi bagian dari upaya membangun Indonesia yang lebih aman, maju, dan sejahtera.

“Kami berharap semangat persatuan dan kepedulian terhadap bangsa semakin kuat, khususnya di kalangan generasi muda. Semoga Indonesia ke depan semakin aman, maju, dan sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan KH Aziz Asy’ari menilai istighasah merupakan bagian dari penguatan spiritual dalam mempersiapkan generasi muda.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga membutuhkan kekuatan spiritual dan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menjadi pemimpin di masa depan.

“Mahasiswa adalah calon-calon pemimpin masa depan. Karena itu, perlu dibekali tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga kekuatan spiritual dan nilai-nilai keagamaan,” katanya.

Hal senada disampaikan perwakilan PCNU Pamekasan, KH Ihsan Ikhwani. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi mahasiswa sekaligus memperkuat karakter dan spiritualitas generasi muda.

“Semoga IAI Al-Khairat semakin maju dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar kepada umat, khususnya masyarakat Pamekasan dan masyarakat luas,” tuturnya.

Perwakilan DPC Sarekat Islam Pamekasan, KH Muhlis Ansori, juga menekankan pentingnya menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air di tengah generasi muda.

Ia berharap perguruan tinggi dapat mengambil peran dalam mempersiapkan generasi yang memiliki kecintaan terhadap bangsa sekaligus berpegang pada nilai-nilai Al-Qur’an.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TNI dan Polri dari tingkat kecamatan. Batituud Koramil 07 Pegantenan, Urip Iskandar, berharap mahasiswa IAI Al-Khairat dapat menjadi generasi penerus dan calon pemimpin bangsa yang mampu berkontribusi di berbagai bidang.

“Kami berharap mahasiswa yang ada saat ini dapat menjadi penerus dan calon pemimpin bangsa Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Polsek Pegantenan, Abdul Hamid selaku Banit Binmas/Bhabinkamtibmas Desa Plakpak, menilai kegiatan tersebut positif karena memadukan pembinaan mahasiswa dengan penguatan nilai keagamaan.

“Melalui istighasah, kita berharap mahasiswa dalam menjalankan aktivitasnya selalu berlandaskan etika dan nilai-nilai agama,” pungkasnya (vk)

Categories
Blog

PBAK 2026 IAI Al-Khairat Pamekasan Resmi Dibuka, 384 Mahasiswa Ikuti Rangkaian Kegiatan

PAMEKASAN – 370 mahasiswa mengikuti pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi awal rangkaian PBAK yang berlangsung selama tiga hari, hingga Jumat (21/8/2026).

PBAK 2026 mengusung tema “Institut Culture: Sinergi Muda, Cerdas Beretika”. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti seluruh peserta PBAK 2026.

Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr. Ali Ridho, M.S.I, mengatakan pembukaan PBAK menjadi awal bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan pendidikan di perguruan tinggi.

“Pembukaan PBAK menjadi awal yang baik bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan pendidikan di perguruan tinggi serta menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara,” kata Ali Ridho.

Menurutnya, tema yang diangkat dalam PBAK tahun ini menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk membangun semangat kebersamaan, meningkatkan kecerdasan, sekaligus menjunjung tinggi etika dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Rektor juga menyampaikan harapan agar mahasiswa baru tidak hanya aktif mengikuti kegiatan perkuliahan, tetapi turut mengambil peran dalam membangun lingkungan kampus.

“PBAK mengusung tema ‘Sinergi Muda, Cerdas, Beretika’, sebagai dorongan kepada mahasiswa untuk membangun semangat kebersamaan, meningkatkan kecerdasan, serta menjunjung tinggi etika,” ujarnya.

Ia berharap seluruh mahasiswa dapat berkontribusi dalam membawa IAI Al-Khairat Pamekasan menjadi perguruan tinggi yang semakin maju, unggul, dan beretika.

“Kami berharap seluruh mahasiswa dapat berkontribusi dalam membangun kampus menjadi lebih maju, unggul, dan beretika,” tuturnya.

PBAK 2026 yang diikuti sebanyak 384 mahasiswa tersebut akan berlangsung selama tiga hari. Selama kegiatan, mahasiswa baru akan mendapatkan berbagai materi dan pengenalan terkait kehidupan akademik serta kemahasiswaan di IAI Al-Khairat Pamekasan. (vk)